Cara Mendapatkan Dollar di Internet dengan Menjual Foto, Vector dan Footage di Microstock

Penjelasan Singkat Apa itu Microstock?

Microstock adalah kata yang berasal dari penggabungan istilah micropayment dan stock digital. Dengan kata lain, Microstock adalah kombinasi stok digital yang berkualitas tinggi, dimana hak penggunaan (lisensinya) dapat dibeli dengan harga yang jauh lebih rendah daripada harga yang diaplikasikan oleh agen produk-produk digital dalam dunia offline. (sumber https://marcorstock.com/en/what-is-microstock/.)
Dalam kesempatan kali ini saya bukan ingin membahas tentang cara membeli dan menggunakan stock-stock digital yang ada di pasar microstok. Tapi, saya ingin menyampaikan sebuah peluang untuk mendapatkan penghasilan atau mendapatkan uang di internet dalam pasar microstock dengan menjadi penjual atau kontributor.

suryadint.blogspot.com

Peluang Jualan Foto, Vector dan Footage

Microstock adalah pasar untuk penjualan Karya digital bisa berupa foto, vector, maupun footage video. Dalam pasar microstock terdapat cukup banyak agensi atau toko seperti Shutterstock, Adobestock, 123rf, Dreamstime, Freepik, dan masih banyak agensi-agensi lainya. Dan tiap-tiap agensi ini memiliki berbagai macam strategi penjualan yang berbeda-beda.

Agensi-agensi microstock ini sama seperti toko atau lapak di pasar dunia nyata, fungsinya memasarkan atau menjual barang yang telah diproduksi oleh produsen untuk dijual kepada konsumen.
Bedanya barang yang ada di pasar dunia nyata adalah barang fisik seperti panci, kompor, minyak goreng, ataupun terasi, :D dimana barang fisik seperti ini bisa habis jika laris terjual.

Sedangkan barang yg diperjual belikan di pasar microstock adalah barang-barang berupa produk digital, yaitu gambar-gambar format vector, foto, dan footage video, dan pastinya produk digital tidak akan habis walaupun dibeli berkali kali. Dan ini merupakan keuntungan pertama bagi kontributor microstock.


suryadint.blogspot.com

Keuntungan kedua adalah kalau kamu menjadi produsen/ kontributor non eksklusif, maka kamu bebas menjual produk di beberapa agen sekaligus. Jadi kalau kamu membuat satu produk (misal: desain kaos) kamu bisa menjualnya ke beberapa toko atau agen, dan tentunya ini bisa membuat pendapatan kamu jadi berlipat.
"Enak gak tuh? Bikinnya sekali lakunya berkali-kali, produknya sama boleh dijual kemana-mana."

Kenapa Bisa dijual Berkali-kali?

Karena agensi-agensi microstock menerapkan sistem atau prinsip Royalti-Free, prinsip dasarnya adalah:
  • Pembeli bebas membeli produk yang sama dengan pembeli lain dan menggunakannya secara bersamaan
  • Pembeli cukup melakukan satu kali pembelian, produk tersebut bisa digunakan berkali-kali
  • Pembeli dapat menggunakan gambar tersebut untuk jangka waktu yang cukup lama
Jadi kalau seorang konsumen ingin membeli sebuah produk di agensi microstock, misalkan beli stok vector bertemakan idul fitri di shutterstock untuk dicetak di tempat makanan dan secara kebetulan ada konsumen lain membeli stok vector yang sama untuk dicetak di amplop THR itu diperbolehkan, dan kalau si konsumen ini ingin mencetak lagi stock vector yang sama di media lainnya, konsumen gak perlu membeli ulang jadi cukup satu kali pembelian diawal, dan batas penggunaannya gak sebentar, yaaa cukuplah untuk estimasi waktu si konsumen menggunakan stock tersebut untuk diaplikasikan ke produknya, mulai dari produksi sampai menggunakan produk akhir.

Tapi, prinsip dasar diatas adalah merupakan kondisi lisensi/perizinan yang umum.
Mengenai kondisi lisensi atau perizinan yang lebih spesifik, tentunya tiap-tiap agensi microstok memiliki ketentuannya. Seperti jumlah reproduksi fisik yang ada aturannya, misal pembeli ingin memproduksi buku dengan desain sampul dari stock agensi, maka pembeli harus menyesuaikan lisensi/perizinannya mau pilih yang jumlah reproduksi fisiknya terbatas atau yang tidak terbatas.
Dan ini adalah contoh ketentuan lisensi dari agen Shutterstock :

Nah, dari penjelasan Royalti-Free diatas kita bisa tahu jawabannya kenapa kok bisa dijual berkali-kali?... Karena inti dari Royalti-Free adalah sebenernya yang diperjual belikan itu bukan produknya, tapi lisensinya/hak pakainya/izinnya. Oleh karena itu produk yang ada di microstock bisa tetap ada dan bisa dibeli lagi oleh pembeli lain. Bisa dikatakan produk atau stok itu disewakan, jadi kalau pembeli ingin menggunakan sebuah stok, pembeli harus membayarkan sebuah biaya yang disebut biaya lisensi.
Dan kalau pembeli benar-benar ingin membeli putus karya/produk/stock, atau ingin memiliki sepenuhnya karya tersebut, itu baru dikatakan membeli hak cipta. Jika ini terjadi karya kamu tidak bisa mendapatkan keuntungan lagi setelahnya, karya harus benar-benar dihapus atau tidak tersedia lagi di agen manapun, tapi kamu akan mendapatkan biaya pembelian hak cipta yang cukup tinggi.
Bicara tentang stock di microstock ini bukan hanya tentang satu buah karya, tapi banyak karya. Karya-karya lain milik kamu yang kamu upload masih memiliki peluang untuk dibeli berkali-kali. Jadi kamu wajib membuat peluang tersebut lebih pasti lagi dengan membuat banyak karya dan menjadikannya portofolio yang besar.

Bagaimana Cara Kerjanya?

suryadint.blogspot.com

Agensi akan memberikan royalti kepada kontributor, jika pembeli memberikan biaya lisensi atas stock yang diinginkannya. Proses awalnya adalah setelah kamu resmi bergabung menjadi kontributor, kamu buat banyak karya lalu kamu pajang di agen-agen dimana kamu terdaftar. Lalu dari pihak agensi masing-masing akan memilah karya kamu mana yang memenuhi standar untuk dijual, dan juga mengurus semua proses, mulai dari promosi sampai terjadinya proses penjualan.
Nah setelah itu barulah kamu mendapatkan pendapatan dari pihak agensi setelah dipotong bagi hasil, pendapatan yang kamu dapat ini disebut royalti.
Setiap royalti ini masuk kedalam ringakasan penghasilan dimana didalamnya terdapat statistik penjualan mulai dari awal bulan sampai dengan ahir bulan. Begitu penghasilan sudah sampai pada ketentuan yang telah ditetapkan (ada ketetapan waktu, ada ketetapan jumlah) maka agensi mengirimkan total penghasilan kamu melalui rekening online berupa uang dalam mata uang dollar.
Misal : Agensi Shutterstock menerapkan ketentuan siklus pembayaran penghasilan sebagai berikut :

suryadint.blogspot.com


1. Periode Pembayaran
  • Pada Tengah Malam (12:00 EST) Waktu New York pada hari pertama bulan, periode pembayaran berakhir dan sebuah siklus baru dimulai.
  • Sesaat setelah periode pembayaran berakhir kita mulai menghitung pembayaran.
2 . Perhitungan Pembayaran

  • Pembayaran dihitung hanya untuk kontributor yang berhak menerima pembayaran dan yang pendapatannya mencapai jumlah pembayaran minimum yang ditetapkan dalam akun.
  • Jika kedua persyaratan terpenuhi, kami menyetel ulang 'Penghasilan yang Belum Dibayar' ke nol dan memulai proses penghitungan dan pemberian pembayaran. Proses penghitungan pembayaran biasanya memakan waktu beberapa hari.
  • Setelah perhitungan pembayaran selesai, kami akan mengirimkan email yang memberitahukan pembayaran yang akan Anda terima.
3. Pemrosesan Pembayaran
  • Pembayaran ke Payoneer, Paypal atau Skrill biasanya dikirim antara tanggal 7 dan 15 setiap bulannya, kecuali tanggal 7 jatuh pada akhir pekan.
  • Cek pembayaran diproses sekitar tanggal 15 setiap bulan dan dikirim ke alamat surat di akun Anda segera setelahnya. Waktu pengiriman untuk cek berbeda-beda di setiap negara. Mohon waktu yang cukup, minimal 2-4 minggu, agar cek Anda dikirimkan melalui layanan pos sebelum menghubungi kami mengenai cek yang hilang.
4. Status Pembayaran
  • Setelah pembayaran diproses dan dikirim secara elektronik atau melalui pos, itu akan tercermin dalam halaman Riwayat Pembayaran Anda.


Berapa Besar Royaltinya?

Royalti yang diberikan agensi tergantung besarnya biaya lisensi yg dikeluarkan oleh pembeli. Berikut hal yang mempengaruhi besar kecilnya biaya lisensi :
(Diambil contoh dari ketentuan agensi Shutterstock)

1.Jenis Pembelinya
Apakah dia konsumen yang berlangganan di shutterstock, atau konsumen yang tidak berlangganan di shutterstock, dan ataukah konsumen yang hanya membeli satuan di shutterstock.

2.Pemakaiannya
Jika konsumen membeli karya kita dan ingin medapatkan hak tanpa batas atas faktor-faktor seperti jumlah reproduksi, jenis penggunaan, wilayah penggunaan, jangka waktu penggunaan, dll.

Masih bingung???
Gini deh.. saya coba jelaskan langsung dari sisi pendapatan yang akan kamu dapat, kalo kamu sudah jadi kontributor. Tapi, penjelasan berikut tidak termasuk perhitungan penjualan footage video, jadi hanya vector atau foto.

1. Yang pertama itu tergantung siapa yang beli karya kita.

a. Jika karya kita didownload oleh konsumen yang sudah berlangganan (subscription):
Seorang calon pembeli untuk bisa menjadi konsumen yang berlangganan di shutterstock, harus memilih beberapa pilihan harga paket berlangganan. Diantaranya ada paket berlangganan dengan harga $169 per bulan untuk mendapatkan kuota 350 download stock di shutterstock, berarti per satuan stocknya memiliki harga $0.48.
Nah jika salah satu stock kita didownload oleh si pembeli berlangganan tersebut maka kita dapat royalti dari shutterstock sebesar 0.25 sampai 0.38 dolar (besaran tergantung level kontributor). Sisanya 0.48 - 0.25 = 0.23 tentu untuk pihak shutterstocknya.

suryadint.blogspot.com

Bisa dilihat pada gambar diatas, gambar pertama sudah terdownload sebanyak 27 kali, maka :  0.25 dollar di kali 27 sama dengan 6.75 dollar. Itu perhitungan dari satu buah gambar atau karya, bisa lihat kan ada beberapa gambar lagi dibawahnya yang sudah terdownload.

b. Jika karya kita didownload oleh konsumen yang tidak berlangganan (on-demand) :
Kalau seorang calon pembeli tidak ingin berlangganan, bisa memilih harga per pak, paling rendah $49 per 5 stock. Kalau stock kita didownload oleh pembeli jenis ini, sekali download kita dapat royalti sebesar 1.88 sampai 2.85 dollar.

c. Jika karya kita didownload oleh konsumen yang ingin membeli paket stock yang lebih sedikit (single and other) :
Dan kalau calon pembeli merasa paket subscription dan on-demand diatas kurang pas, calon pembeli bisa memilih paket yang lebih kecil. Tidak ada keterangan harga yang tertera, mungkin pembeli jenis ini harus menghubungi langsung pihak agensinya (Purchasing small Image packs).
Dan besar royalti dalam sekali download nilainya bervariasi, ada yang 0,4 dolar, 0,56 dolar, 10 dolar. Macam-macam deh, yg jelas ini sudah diatur oleh tiap-tiap agen.

2. Yang kedua tergantung pemakaiannya (enhanched license).
Dan yang ini adalah aksi lanjutan dari pembeli, kalau stock yang dibeli pada ahirnya menjadi diproduksi masal yang jumlahnya tak terbatas, maka pembeli membayar biaya tambahan untuk mengupgrade lisensinya agar izinnya memang boleh diperuntukan keperluan penggunaan produksi masal dengan jumlah tak terbatas.
Contohnya : Jika karya kita didownload dan dianggap layak untuk mengembangkan bisnis pembeli, atau dalam artian si pembeli ingin mengkomersilkan karya kita. Misalkan gambar vector bunga kita di cetak di kain atau foto pemandangan kita dicetak dalam kalender, dll.

suryadint.blogspot.com

Ini yang biasa disebut dengan enhanched license. Besar royalti dalam sekali download juga sepenuhnya sudah diatur oleh tiap-tiap agen, gak jarang para kontributor bisa mendaptakan lebih dari $50 dollar sekali download.

Nah jadi itulah faktor faktor yang mempengaruhi besaran lisensi yang harus dibayar oleh pembeli, yang selanjutnya akan menjadi royalti yang akan di terima oleh kontributor.

Kesimpulan

Secara garis besar, dalam dunia microstock ini kita mendapatkan uang dengan menyewakan karya kita kepada konsumen, kamu akan terus mendapatkan biaya sewa selama karya kamu masih ada dan selama konsumen menginginkannya.
Kamu akan berhenti mendapatkan biaya sewa, jika karya kamu dibeli putus oleh konsumen atau dibeli hak ciptanya, dan tentu harga untuk hak cipta sebuah karya akan tinggi.
Jika ini terjadi pada karya kamu, biasanya agensi akan menghubungi kamu dan membicarakan tentang harga yg pas.
Ini adalah bisnis yg cukup menjanjikan buat kamu yaang memiliki hobi menciptakan sebuah karya.
Dilihat dari segi pendapatan :
Kamu bisa bayangin sendiri deh, dikira-kira  nih : Jika sebulan kamu bisa mendapat 1000 download jenis subscription, 10 jenis download on demand, 5 kali download jenis single and other, dan 1 kali download jenis enhanched. Maka kamu bisa mendapatkan total 298.7 dolar.
Itu hanya dari shutterstock, bayangin juga jika karya-karya kamu juga kamu submit di  agen-agen lainnya. (hitung-hitungan berikut jangan dijadiin patokan pasti ya. hehehe)
suryadint.blogspot.com

Dilihat dari segi modal :

  • Pertama: kamu cukup bermodalkan sebuah komputer dan koneksi internet.
  • Kedua: tentu kalau kamu seorang pekerja profesional dibidang digital, kamu tahu banget apa yang benar-benar kamu butuhkan untuk menciptakan sebuah karya. Kalau kamu seorang vector artist pasti memiliki software pengolah vector andalan dan kalau kamu seorang fotografer dan videografer tentunya juga memiliki kamera andalan.
  • Ketiga: kemampuan menciptakan ide dipadukan dengan keterampilan menggunakan alat untuk menciptakan sebuah karya. (ini bisa saja bakat, atau juga bisa di asah dengan belajar baik otodidak maupun formal). Nah untuk poin ini bagi kamu yang belum mampu menciptakan karya baik vector, foto dan footage, sebaiknya kamu belajar terlebih dahulu sebelum benar-benar terjun ke dunia microstock.

Dilihat dari segi aktivitas :
Tidak dibutuhkan sebuah tempat kerja yang formal ataupun keanggotaan dari sebuah organisasi.
Ini sepenuhnya bisa kamu sendiri yang menjalani, kamu bisa berkarya dimanapun kamu merasa nyaman bisa dikamar, taman, ataupun di kafe.
Dan apapun yang mau kamu foto atau rekam dengan kamera kamu kalau kamu seorang foto/videografer, asiknya lagi kamu bisa sambil traveling, lalu mengabadikan hal-hal yang terdapat nilai jual langsung dengan kamera kamu, dan saat kamu sedang istirahat di penginapan misalnya, kamu bisa langsung upload karya-karya kamu. "Asik kan??? Traveling sambil dapet uang, bukan buang uang."

Kamu gak perlu repot-repot memasarkan, karena itu semua sudah ditangani oleh tiap-tiap agensi. Jadi sembari menikmati pundi-pundi dolar masuk kantong, kamu bisa terus membuat karya-karya bagus lebih banyak lagi. Kalau portofoliomu sudah banyak, saat kamu tidak bekerja atau sedang sakit, dolar akan terus ngalir. Atau ini bisa disebut dengan passive income.
Passive income adalah pendapatan yang didapat secara berkala tanpa kita harus melakukan aktivitas terus menerus. Biasanya passive income didapat dari asset yang kita bangun sebelumnya.
Dilihat dari segi usia :
Tidak tahu pasti sampai kapan bisnis microstock ini akan terus bertahan, karena mengingat microstock ada sejak beberapa tahun silam, yang jelas selama situs-situs atau agensi microstock masih ada, peluang untuk menjual karya juga masih ada.
Dan berkaitan dengan segi aktivitas diatas, memang selamanya kita tidak bisa beraktifitas. Ada masanya jiwa ini akan meninggalkan raga, jadi terapkan betul-betul pesan islami Nabi Muhammad S.A.W melalui ibnu Abbas yang tertuang dalam hadits riwayat Hakim dan Baihaqi : “IGHTANIM KHOMSAN QOBLA KHOMSIN” Manfaatkanlah yang 5 sebelum yang 5.
Jadi kita benar-benar harus bersyukur dan memanfaatkan kesempatan yang masih ada, dengan bekerja total produktif.
Kalau barang dagangan kita sudah benar-benar menjadi passive income, kalau kita meninggal tentu akun kontributor ini bisa diwariskan kepada orang tersayang. Istri, anak, atau keluarga bisa mengambil alih akun kontributor untuk menerima pendapatan yang masih berjalan, juga bisa saja diteruskan kembali usaha membuat karyanya. Tentunya keluarga harus tahu dan paham kalau bisnis microstock ini juga bisa jadi warisan, jadi kamu perlu meyiapkan sebuah wasiat. :D


Catatan Penting

Buat kamu yang berminat terjun dalam dunia bisnis microstock, kamu perlu tau hal penting berikut :
Selain wajib memenuhi segala syarat pendaftaran di tiap-tiap agen microstock dan juga Niat yang kuat, kamu juga harus rajin bikin karya.
Ini bukan tentang satu karya kamu buat, upload, lalu kamu dapat uang, tidak!.
Ini tidak instan, boleh saya katakan butuh waktu 2 sampai dengan 3 bulan untuk kamu benar-benar bisa memperoleh gaji pertama kamu. Intinya tugas awal kamu adalah "Upload karya, upload karya, upload karya", buat etalase toko kamu terlihat penuh. Ibarat toko di pinggiran jalan, orang lewat akan kecil kemungkinan bisa melihat produk yang kamu pajang kalo produknya hanya sedikit, bahkan mungkin orang lain menganggap itu bukan toko. Lain hal jika toko kamu terlihat penuh akan barang dagangan.
Buatlah target, kamu harus bisa membuat 2, 3, mungkin 5 karya dan upload disetiap harinya. Maka dalam satu bulan kamu bisa mempunyai 150 karya. Dan saya rasa dengan angka sebanyak itu usaha kamu bisa mulai terlihat hasilnya, besar kecilnya pendapatan itu tergantung kualitas karya kamu. Percaya deh saat pertama kali karya kamu laku terjual, akan ada kepuasan tersendiri.
Dan masalah cepat atau tidaknya kamu bisa menerima gaji pertama kamu, itu juga tergantung seberapa serius kamu menekuninya, kalau dalam bulan pertama kamu benar-benar totalitas membuat banyak karya, misalkan pertengahan bulan karyamu sudah menyentuh angka 500 sampai 1000 karya, mungkin bulan pertama kamu bisa langsung memperoleh gaji.
Nah setelah menerima gaji pertama, kamu jangan berpuas diri, kamu masih memiliki tugas berikutnya yaitu "Upload karya, upload karya, upload karya lagi". Prinsipnya adalah usahamu sekarang akan menentukan pendapatanmu nanti. kalau kamu sekarang tidak membuat karya, bisa jadi pendapatanmu akan berkurang.

Dan bicara soal kualitas karya, sebenarnya dalam dunia microstock ini tidak benar-benar pasti. Semua pembeli yang menentukan, apalagi pembelinya global diseluruh dunia.
Jadi sarannya adalah berkaryalah dengan profesional, kerahkan kemampuanmu dalam menciptakan karya. Perbanyak mencari sumber inspirasi dan juga informasi penting seputar musim, ya.. bisnis microstock juga mengikuti musim yang sedang berjalan. Misalnya saat tiba bulan Ramadhan juga Hari raya idul fitri, konsumen akan mencari konten-konten digital bertemakan Ramadhan dan Hari raya idul fitri. Juga musim-musim lainnya yang ada diseluruh dunia, natal, halloween, dll.
Jadi sering-sering cek email yang biasa dikirimkan oleh masing-masing pihak agensi, biasanya ada informasi kapan dan seperti apa kamu harus membuat konten.

Dan satu lagi, taati segala peraturan-peraturan yang ada pada tiap agensi, seperti aturan tata cara submit karya yang benar, ketentuan file yang dianjurkan, dll.
Termasuk yang paling penting adalah, karya kamu harrus original.
Kalau kamu seorang fotographer atau videographer, pastiin kalo karya kamu adalah murni dari hasil jepretan kamera kamu, dan kalo kamu seorang vector artist, pastiin karya kamu terbuat dari sketsa yang murni kamu buat sendiri.

Kalau sketsa kamu terinspirasi atau dibuat dari object foto referensi, pastiin juga foto referensinya adalah foto sendiri dan bukan ambil dari google image dan situs lainnya, karena sebagian besar agensi microstock melarang kamu menggunakan bahan milik orang lain.

suryadint.blogspot.com

Penutup

Note : Setelah kamu mengerti tentang apa itu bisnis microstock, dan kamu berminat untuk ikut menekuni dunia microstock.
Maka kamu perlu membaca artikel tahap ke 2, dan setelah itu lanjut ke tahap 3 :
Tahap 2 : (Cara Membuat Vector Yang Diterima Shutterstock dan Agen Microstock Lainya - Bermicrostock dengan Inkscape).
Tahap 3 : (Cara membuat rekening online untuk menerima gaji dari agensi-agensi microstock).

Dan tahap-tahap selanjutnya juga perlu kamu ketahui sampai kamu paham, seperti tahap Cara mendaftar shutterstock yang baik dan benar agar diterima, Upload karya-karya selanjutnya, Mengisi formulir pajak, Menerima pembayaran dollar, Sampai menarik uang tersebut ke rekening bank lokal kamu. Tentu artikel-artikel berkelanjutan ini segera suryodiningart publish, jadi tetep kunjungi terus suryodiningart.com yah :).
.
Sebagai Referensi juga sebagai motifasi, inilah contoh-contoh karya yang mungkin bisa kasih kamu gambaran :


dan juga salah satu bocoran penghasilan kontributor yang sudah bisa dibilang sukses.

suryadint.blogspot.com

Terimakasih sudah mengunjungi blog Suryodiningart, oh iya artikel ini juga tersedia dalam versi video lho :


0 Response to "Cara Mendapatkan Dollar di Internet dengan Menjual Foto, Vector dan Footage di Microstock"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel